7 Perseteruan terbesar yang terjadi di El Clasico

El Clasico adalah kompetisi yang selalu menjadi pusat perhatian. Pada musim 208/19, dua musuh bebuyutan, Barcelona dan Real Madrid, akan bertemu di pekan ke-10 La Liga pada Minggu (28/10).

Tidak hanya berjuang untuk tiga poin, kedua tim mempertaruhkan prestise mereka selama pertandingan. Memang, seringkali para pemain atau bahkan pelatih terlibat dalam pertarungan seru ketika pertandingan berlangsung.

Inilah tujuh nasib terbesar yang pernah ada di El Clasico.

7. Keras dan berbahaya mengatasi Marcelo di Cesc Fabregas

Barcelona dan Real Madrid terpenuhi Pesta Piala Super Spanyol 2011, di babak kedua, Blaugrana berhasil menang 3-2 dan akhirnya menang setelah menang 5-4 secara total.

Namun kemenangan Pep Guardiola pada waktu itu juga ditandai dengan tekel keras dan berbahaya yang dilakukan pada Cesc Fabregas. Sebagai akibat dari pelanggaran kekerasan ini. para pemain Barca yang marah segera menyebabkan emosi dan memukul pemain Brasil itu.

Wasit dari pemimpin pertandingan bertindak tegas dan memberikan kartu kuning kedua, juga kartu merah untuk Marcelo. Saat itu Xavi Hernandez bahkan mengatakan bahwa pemain yang kini berusia 30 tahun ingin sengaja melukai Fabregas.

6. Alvaro Arbeloa Hit David Villa & # 39; s Foot

Barcelona kembali bertemu dengan Real Madrid pada tahun 2011, tapi kali ini kedua tim berlaga di Copa del Rey.

Insiden ini dimulai ketika David Villa mengejar kartu as dari tengah lapangan, tetapi kemudian jatuh karena tekel keras Alvaro Arbeloa. Kedua pemain itu bertepatan, tetapi segera Arbeloa bangkit dan tanpa sengaja menginjak pergelangan kaki rekan senegaranya.

Kesal karena dia berpikir bahwa Villa hanya berpura-pura, Arbeloa dan rekan timnya yang lain, Sergio Ramos memaksa mantan pemain Valencia itu untuk segera berdiri. Pertengkaran antar pemain tak terhindarkan.

5. Sergio Ramos & Attack & # 39; Carles Puyol

Sergio Ramos dikenal sebagai salah satu bek tangguh yang dimiliki oleh Real Madrid, posisinya di jantung pertahanan belum digantikan hingga sekarang.

Tidak hanya dikenal sebagai bek yang selalu terlihat solid, Ramos juga sering terlibat dalam pertempuran di kompetisi El Clasico. Salah satu pertempuran yang tampaknya diingat adalah ketika kedua tim bertemu dalam kompetisi La Liga pada tahun 2010.

Saat itu, Ramos secara sadar menendang kaki Lionel Messi dan mendorong wajah kapten Barcelona, ​​Carles Puyol.

4. Cristiano Ronaldo mendorong Pep Guardiola

Selain serangan Sergio Ramos pada Lionel Messi dan Carles Puyol, masih ada peristiwa menarik yang terjadi dalam pertandingan antara Real Madrid dan Barcelona. pada tahun 2010 Artinya, ketika Cristiano Ronaldo dengan sengaja mendorong manajer Barca, Pep Guardiola.

Ini terjadi karena pemain asal Portugal itu kesal karena Pep belum memberikan bola ke lemparan ke dalam yang seharusnya diambil El Real. Peristiwa ini juga menyebabkan kegemparan pada para pemain, kedua belah pihak juga memprotes satu sama lain pada pemimpin permainan.

3. Alvaro Arbeloa dan Xabi Alonso Slap Lionel Messi

Kualitas superstar Barcelona, ​​Lionel Messi, tampaknya dipertanyakan. Pemain asal Argentina ini memang dikenal sebagai pemain yang pergerakannya sangat sulit dihentikan dan membuat tim lawan kerepotan.

Ini memaksa dua pemain Real Madrid, Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa untuk membuat kesalahan ketika kedua tim bertemu Copa del Rey 2013.

Dengan rencana untuk menghentikan Messi yang sedang membangun serangan oleh sayap kanan, Alonso kemudian mencoba merebut bola dengan membuka kaki pemain sampai bola akhirnya keluar dari lapangan. Arbeloa kemudian memukul pipi kiri Messi, seperti Alonso.

Tidak ada pemenang dalam pertandingan karena kedua tim akhirnya membuat 1-1.

2. Pepe Hit Lionel Messi & # 39; s tangan

Bek Real Madrid lainnya dikenal sebagai pemain yang sering bermain keras dan bertabrakan dengan lawan, Kepler Laveran de Lima Ferreira atau lebih dikenal dengan sebutan Pepe.

Salah satu pelanggaran Pepe yang tampaknya diingat adalah ketika ia dengan sengaja berdiri di tangan Lionel Messi ketika kedua tim bertemu. di perempat final musim Copa del Rey 2011/12.

Ini dimulai ketika pemain Argentina itu jatuh setelah menerima tekel Jose Callejon, Pepe akan meluncurkan protes pada wasit – karena rekan satu timnya mendapat kartu kuning, di tengah jalan dia tiba-tiba melangkah di tangan Messi.

Sayang, wasit tidak melihat kejadian itu dan Pepe lolos dari hukuman. Pertandingan berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Barcelona.

1. Jose Mourinho Terpasang di Mata (Alm) Tito Vilanova

Perseteruan dalam kompetisi El Clasico tampaknya tidak hanya terjadi pada para pemain, tetapi juga bagi pelatih. Salah satu peristiwa yang paling mengesankan adalah ketika manajer Real Madrid pada saat itu, Jose Mourinho, berdiri di mata asisten Pep Guardiola, Tito Vilanova.

Ini terjadi ketika kedua tim bertemu Piala Super Spanyol 2011Ketika pertandingan memasuki menit ke-87, bek Real Madrid, Marcelo, melakukan tekel keras dan berbahaya pada Cesc Fabregas tepat di depannya. bank kedua tim.

Keributan antara pemain dan pelatih dan pejabat tim bank bahkan tak terhindarkan. Pertandingan berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk Blaugrana.

Daftar Sekarang!