Arema dipatuhi oleh sanksi, Menpora: Yang penting, harus jujur ​​JawaPos.com

JawaPos.com – Hukuman Komisi Disiplin PSSI yang diberikan kepada Arema FC akhirnya didengar oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Di sela-sela kegiatannya selama Asian Para Games event tahun 2018, Menpora berbicara tentang sanksi yang diterima Singo Edan.

Seperti diketahui, Komdis mengutuk Arema karena kelalaian panitia eksekutif (Panpel) ketika mereka berbicara dengan Persebaya Surabaya pada Rabu, 6 Februari. Sebelum pertandingan dimulai, panitia ditipu karena ada pendukung Arema yang masuk lapangan untuk mengintimidasi lawan. Selain itu, dilaporkan ada orang lain yang dengan sengaja membuang urine ke salah satu target.

Karena itu, Arema diperintahkan untuk mengadakan pertandingan tanpa penonton sampai akhir musim Liga 1 2018. Selain itu, mereka didenda Rp. 100 juta karena ada obor dan guci.

Sebagai tanggapan, Menteri Pemuda dan Olahraga mengingatkan kita bahwa hukuman harus dibuat seadil mungkin. Ini dimaksudkan untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.

"Seperti yang saya katakan berulang kali, memberikan keputusan yang adil kepada seseorang, rasa keadilan ini akan memberi para pendukung rasa hormat dan hormat," kata Menteri Pemuda dan Olahraga di GBK Arena pada Jumat (12/10) sore.

Sebelumnya hukuman berat pertama kali diterima oleh Persib Bandung. Tim Mario Gomez harus meninggalkan Jawa hingga akhir musim 208 Liga. Apalagi, semua pertandingan Persib tidak bisa dilihat langsung oleh para suporter di pertengahan 2019.

(stip / JPC)

,

Daftar Sekarang!