Berharap membatalkan degradasi, Protes Persegres Kick Off pekan lalu JawaPos.com

JawaPos.com – Persegres Gresik belum bisa mempertahankan status mereka sebagai peserta dalam kompetisi 2 Bahkan kemenangan 2-1 atas Semeru FC pada Senin (15/10) kemarin tidak membantu menyelamatkan Persegres dari jurang degradasi.

Namun, kubu Persegres melihat lubang yang bisa digunakan untuk bertahan di divisi kedua. Perbedaannya adalah surat pemberitahuan dari PT LIB 9 Oktober. kickoff dalam minggu terakhir.

LIB menjelaskan dalam surat itu kickoff balapan terakhir di wilayah timur harus dilakukan pada pukul 15.30 pada waktu yang bersamaan. Itu termasuk tiga pertandingan dari tiga tim yang berjuang untuk melarikan diri dari zona degradasi.

Persiba Balikpapan melawan Kalimantan Tengah dimulai kickoff sesuai jadwal. Dengan cara yang sama, Persegres Semeru FC keluar. Tapi Biak PSBS melawan Blitar United dimulai kickoff pukul 13.30 WIB atau 15.30 PUTIH.

Atas dasar ini, manajemen tim dengan julukan Kebo Giras segera mengirim surat protes ke PT LIB. "Ini melanggar peraturan, kami menunggu kebijakan PT LIB dan Komisi Disiplin, dan kami berharap PT LIB kuat dalam peraturannya," kata CEO Persegres Angga Adiperdana.

Angga telah menemukan kemungkinan terburuk jika protes mereka ditolak. Persegres mempertahankan tim yang ada. Termasuk pelatih Sanusi Rahman. Karena Persegres masih berjuang di babak 64 Piala Indonesia 2018.

"Kami akan mempertimbangkannya. pelatih "Sanusi memiliki kinerja yang sangat baik dengan Persegres," kata pria kelahiran Surabaya itu.

Sementara itu Persegres akan mengoptimalkan potensi lokal di Liga 3 untuk komposisi pemain. Saat ini, 50 persen dari tim Persegres dihuni oleh pemain-pemain asli Gresik. "Masalahnya, pemain muda Gresik juga punya skill bagus," kata Angga.

(nia / bass)

,

Daftar Sekarang!