Bertemu Taiwan, Egy Maulana telah menunggu pelatihan Crystal Palace JawaPos.com

JawaPos.com – Pertandingan perdana Timnas U-19 di Piala Asia U-19 2018 akan sedikit berbeda. Tidak hanya melawan taktik dan strategi dari dua pelatih. Namun karena hadirnya sejumlah pemain muda yang kini merumput di kompetisi Eropa.

Dari kubu tim nasional U-19 ada nama Egy Maulana Vikri yang melakukan pekerjaan merintis di klub Polandia, Lechia Gdanks. Sementara di Taiwan William Rupert James Donkin memperkuat klub Liga Premier Inggris, Crystal Palace U-18.

Plus, dua pemain kelahiran Swedia, Miguel Filip Sandberg dan Karl Fedrik Hu Josefsson. Nah, jika Taiwan menolak, Hu Josefsson dan Sandberg, yang bermain sebagai pembela, mereka akan sering berduel dengan Egy.

Untuk masalah produktivitas, persaingan Egy dengan Donkin sepadan dengan menunggu. Donkin, yang masih berusia 17 tahun, sebenarnya memasuki skuadron Taiwan U-23. Namun, karena cedera, pemain kelahiran Oxford ini harus absen dari Asian Games 2018.

Egy siap bersaing. Dia juga belajar bahwa pemain Taiwan bermain di Eropa. & # 39; Tapi saya tidak ingin berkonsentrasi hanya pada satu pemain dan menghancurkan tim nanti. Jadi fokuslah pada semua pemain, & # 39; & # 39; kata Egy ketika dia bertemu dengan Jawa Pos setelah pelatihan kemarin.

Egy berpikir bahwa semua pemain di skuadron U19 dari Taiwan sangat berbahaya. & # 39; & # 39; Menurut saya, permainannya akan ketat. Tidak sesederhana yang orang pikirkan, & # 39; & # 39; katanya.

Donkin rupanya ingin tahu tentang sosok Egy Maulana. Bahkan, Donkin telah menanyakan kepada Jawa Pos tentang penyerang timnas U-19 yang bermain di Polandia.

Pertanyaannya bahkan sangat terperinci. Mulai nama dan umur. & # 39; & # 39; Sudah pasti bahwa dia hebat ketika dia bermain di klub Eropa. Ya, saya akan mencari tahu, tentu saja saya akan waspada, & # 39; & # 39; kata Donkin.

(menyingkirkan / bass)

,

Daftar Sekarang!