Bonek telah disarankan untuk tidak memodelkan Jakmania

JawaPos.com – Sebuah aura hangat mulai terasa untuk tabrakan antara Persabaya dan Surabaya dengan Persija Jakarta. Sejumlah pihak menilai, pertempuran yang berlangsung di Stadion Bung Tomo (GBT), Minggu (4/11) akan menyamai duel Persija yang garang melawan Persib Bandung.

Ketika dia melihat kerentanan gesekan, Persebaya menghimbau kepada para pendukungnya untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas. Mereka berharap tidak akan ada peristiwa yang akan merugikan Persebaya nanti.

Masih ingat dengan jelas bagaimana perlakuan pendukung Persija, The Jakmania, kepada Persebaya ketika pertemuan pertama berlangsung di Stadion PTIK, Jakarta, pada akhir Juni 2018. Pada saat itu, Jakmania meludahi pemain Persebaya dan pelatih yang akan berdiri di ruang ganti.

Tidak hanya itu, kekacauan bahkan terjadi di tribun stadion. Alasannya adalah karena mereka kesal ketika seseorang yang ternyata adalah anak dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi secara terbuka memberikan dukungan kepada Persebaya. Karena emosi, salah satu penonton melakukan kekerasan sampai insiden itu akhirnya viral di media sosial.

Menanggapi kejadian tersebut, Jadjang Nurdjaman berharap bahwa Bonek tidak akan meniru tindakan negatif The Jakmania ketika Persebaya Persija terhibur. Karena ketika dia ditiru, Persebaya mengancam akan mendapat hukuman berat.

"Mudah-mudahan peristiwa masa lalu tidak akan terjadi lagi, saya yakin Bonek lebih dewasa daripada pendukung lainnya," kata mantan pelatih Persib Bandung.

Persib Bandung dan Arema FC telah menjadi contoh konkret bagaimana perilaku suporter dapat memiliki pengaruh negatif terhadap klub. Djadjang tidak ingin Persebaya memiliki nasib yang sama. Apalagi, Persebaya masih belum aman dari ancaman degradasi.

"Berikan dukungan untuk sportivitas, yang benar-benar mendukung Persebaya dalam semua keadaan," kata pelatih yang bernama Djanur.

Hingga kini, minat Bonek dalam menonton pertandingan cukup tinggi. Buktinya adalah bahwa tiket dengan penggemar kategori telah terjual habis sejak Kamis (1/11) atau tiga hari sebelum dimulainya.

(saf / JPC)

,

Daftar Sekarang!