Demi kepastian, tim Persija memilih untuk tetap di luar Surabaya

Marko Simic merayakan gol dengan rekan satu timnya.

INDOSPORT.COM – Duel tim serikat buruh antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta baru akan dimulai sore ini (04/11/18). Persiapan maksimal dilakukan oleh Bajul Ijo panpel melawan lawan-lawan potensial ini.

Ini dimaksudkan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Persija Jakarta juga memutuskan untuk tidak tinggal di kota Surabaya, tetapi memilih tinggal di Gresik.

"Perkiraan jumlah yang saat ini di Surabaya adalah 25 hingga 30 pemain dan pejabat," kata kepala bagian operasional Surabaya Polrestabes AKBP, Eddwi Kurniyanto.

Selain pertandingan akhir pekan ini, sekelompok tim Persija Jakarta akan menggunakan baracuda untuk pergi ke Stadion Bung Tomo (GBT).

Setidaknya ada tiga mobil baracuda yang disiapkan oleh pasukan keamanan untuk kemudian menggunakan harimau Kemayoran. Pasukan keamanan juga membuat panggilan tak henti-hentinya dan serangan intensif ke pertandingan H-1.

Hal ini dilakukan untuk mencegah peristiwa seperti Persib Bandung berperang melawan Persija Jakarta di Bandung Lautan Api Stadium (GBLA), yang merenggut nyawa Haringga Sirila.

Sementara itu, sehari sebelum Persebaya melawan Persija, keamanan Polrestabes Surabaya telah menyiapkan keamanan hingga 3 cincin.

Ini adalah bentuk upaya mereka untuk mencegah para pendukung yang tidak memenangkan penghargaan memasuki area Stadion GBT. Selain itu, panjo Bajul Ijo juga menekankan bahwa ia tidak akan mengadakan acara nobar di dekat stadion.

Lanjutkan untuk mengikuti berita Sepakbola Liga Indonesia Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM.

,

Daftar Sekarang!