Indonesia 3-1 Timor Timur: Garuda telah berhasil memenangkan tiga poin


Timor Leste, yang pada pertandingan pertama grup Piala AFF Suzuki B merasakan kemenangan besar pada 0-7 dari Thailand, secara mengejutkan unggul dalam pertandingan melawan Indonesia ketika Rufino mencetak gol pada menit ke-48.

Namun, Garuda tetap bisa mendapatkan tiga poin setelah meraih tiga gol dengan menendang Alfath Fathier, Stefano Lilipaly dan Beto. Setelah menghadapi Timor Leste, tim Melkweg harus menghadapi pertandingan sulit melawan Thailand pada Sabtu (17/11).


Detail pertandingan

Awal pertandingan Timor Timur segera dimulai dan terus mencapai tujuan Indonesia. Bahkan di menit ketiga Rufinho punya peluang untuk menendang gol Andritany. Untungnya, tembakannya masih bisa dihadang oleh pemain belakang Garuda.

Garis pertahanan Indonesia yang tampaknya membuka celah membuat Timor Timur sangat mudah ditembus, untungnya tim Norio Tsukiate masih belum dapat mencetak gol karena masih memiliki masalah dalam penyelesaian akhirnya. Menit ke-13, tendangan bebas Hargianto, masih jauh melebihi tujuan Timor Leste.

Di tengah babak pertama ini, tim Milky Way mulai tetap percaya diri tentang kecepatan pertandingan untuk unggul di Timor Leste. Menit 34, tendangan Evan Dimas masih belum mampu merobek gawang Fagio Perreira, karena tidak menyentuh target. Gaya serangannya tidak lancar, Garuda kembali mendapat peluang dari Febri Haryadi. Namun, tembakannya tidak bisa menyentuh target juga.


Hingga akhir babak pertama, Indonesia didorong oleh Melkweg, yang terus berusaha mencetak gol melawan Timor Leste. Namun, para pemain Tim Garuda masih harus menuliskan nama mereka di papan skor, karena pertahanan di Timor Leste masih bisa menghentikan pergerakan pemain timnas Indonesia.

Menit ke-44 Tim Garuda mendapat peluang serius untuk merobek gawang Timor Leste dari tendangan bebas. Nahas, yang menendang David Maulana, hanya bisa membentur mistar gawang. Setelah tidak ada peluang berarti dibuat, babak pertama berakhir dengan 0-0.


Paruh kedua, secara tak terduga, tampaknya menembus garis pertahanan Indonesia dengan sangat mudah oleh Timor Leste. Tida harus menunggu lama, di menit ke-48, Rufino Walter berhasil membuat pendukung Indonesia tenang ketika dia mampu membuat tim Tsukiate, menang melalui serangan jarak jauh.


Setelah menerima kejutan yang diakui, Garuda segera meningkatkan kecepatan menyerang. Sayang, tendangan Beto di menit ke-52, masih belum jelas arahnya. Kehadiran Riko Simanjutak di menit 56, membuat game Garuda mulai tampak lebih hidup. Riko sering membantu tim nasional Indonesia untuk melakukan serangan. Gol penyama dari Tim Garuda akhirnya datang di menit ke-61, setelah tendangan lemah Alfath Fathier tidak bisa diabaikan oleh Perreira.

TIMOR FBL-AFF-INA-TIMUR

Sudah sama dengan 1-1, membuat timnas Indonesia langsung terus meningkatkan laju permainan. Pada menit ke-69, Garuda memenangkan penalti ketika Andik dipukuli di kotak terlarang oleh Gumairo. Stefano Lilipaly, yang menjadi manajer penalti, berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga Tim Merah Putih memimpin 2-1.


Kinerja Timor Leste terus menurun setelah 1-2. Garis pertahanan pertahanan Tsukiate tampaknya sangat mudah menembus garis serangan Garuda. Dengan itu, Melkwegenspel berhasil memperluas kedudukan menjadi 3-1 di menit ke-82 oleh sundulan keras Beto.

Setelah tiga menit gol Timor Leste mencoba kembali untuk menemukan celah di pertahanan Garuda. Sayangnya, Rufino gagal memanfaatkan peluangnya setelah serangannya tidak mengenai target.

Timor Leste mencoba mencetak gol lagi di menit akhir babak kedua. Meski demikian, tangga Armindo de Almeida gagal mengubah skor karena tendangannya tidak mengenai target.

Menit 90, Timor Timur mendapat kesempatan terakhir di game ini. Namun, Armindo de Almeida, yang kembali mencoba dan mencetak gol, masih gagal mengoyak gawang Andritany. Maka tidak ada lagi peluang untuk membiarkan tim nasional Indonesia memenangkan tiga poin, karena mereka memenangkan pertandingan dengan skor 3-1.



Komposisi pemain:

Indonesia (4-2-3-1): Andritany Ardhiyasa; Gavin Kwan Adsit, Hansamu Yahya Pramata, Fachrudin Wahyudi; Evan Dimas, Hargianto; Febri Haryadi (Riko Simanjuntak 56 & # 39;), Andik Vermansyah (Bayu Pradana 90), Septian David Maulana (Stefano Lilipaly 63), Alfath Fathier; Beto.

Timor Timur (3-4-3): Fagio Perreira; Jose Silva (Candido 84 & # 39;), Gumairo Morreira, Adelino de Olivieira; Natanel Reis (Jose Almeida 73 & # 39;), Armindo de Almeida, Feliciano Goncalves, Filomeno Junior Da Costa; Rufino Gama, Joao Pedro Freitas, Henrique Martins (Romanos Cristovao Savio 71 & # 39;),

Daftar Sekarang!