Kehilangan dari Arema, Djanur & Apresiasi Tetap Terhadap Perjuangan Majikan

INDOSPORT.COM – Pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurdjaman masih menghargai anaknya, selama pertandingan melawan Arema FC, Sabtu (06/10/18) sore WIB di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Apresiasi yang ditujukan kepada pemain adalah karena ia bermain cukup baik dalam pertandingan yang bertajuk Derby Jawa Timur.

Ini terlihat sejak menit awal pertandingan dimulai, Rendi Irwan dan kawan-kawan mengambil inisiatif untuk segera menekan meski Persebaya saat ini adalah tim tamu.

"Anak-anak menurut saya telah bermain bagus. Mereka telah bermain sesuai dengan instruksi pelatih dan materi pelatihan," katanya setelah pertandingan.

"Selain itu, pertandingan ini juga Derby, tentu tekanannya sangat tinggi tetapi mereka masih bisa bermain dengan baik," lanjut pelatih asal Majalengka.

Namun sayangnya, semangat para pemain Persebaya langsung turun setelah Arema FC pertama kali unggul melalui Hargianto di menit ke-70.

Dari tujuan ini pola bermain Bajul Ijo segera berubah drastis terutama ketika memasuki babak kedua. Rendy Irawan cs terpaksa memainkan lebih banyak pertahanan.

"Saya pikir itu sudah naluriah jika kita merindukan, kita akan benar-benar bertahan," kata mantan pelatih Persib.

Ternyata keputusan Djanur untuk menerapkan strategi defensif, membuat tim tuan rumah semakin bringas. Mereka dengan mudah menekan Persebaya. Beruntung sampai peluit panjang dari ronde kedua, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Indonesia Lainnya Hanya di INDOSPORT.

.

Daftar Sekarang!