Legenda Inggris patah hati melihat tragedi di Leicester

Vichai Srivaddhanaprabha, pemilik Leicester City.

INDOSPORT.COM – Leicester City berada dalam kondisi berduka setelah pertandingan Westham kemarin, yang berakhir imbang. Bukan hasil pertarungan yang menjadi alasan berkabung, tetapi insiden yang terjadi setelah pertandingan, yang membuat tim nasional Inggris menjadi legenda.

Dalam pertandingan tadi malam, Leicester mengalami kesulitan dalam memainkan pertandingan West Ham yang dilatih oleh Manuel Pellegrini. Leicester juga tertinggal sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit akhir melalui Wilfred Ndidi.

Insiden yang menyebabkan banyak orang berkabung adalah berita bahwa helikopter telah diseret ke tempat parkir Stadion King Power dengan beberapa pejabat Leicester. Semakin memilukan, ada saksi mata yang melihat pemilik Leicester Vichai Srivaddhanaprabha dan pelatih Claude Puel dalam helikopter ilegal.

Staf Leicester tampaknya menangis tentang apa yang mereka pikir adalah bos Leicester di belakang ledakan yang sangat mengejutkan, sementara keberadaan Claude Puel masih belum pasti apakah dia berada di helikopter atau tidak.

Tragedi itu membuat sedih banyak orang dan berharap semua orang di helikopter dapat dievakuasi dalam keadaan yang sehat dan aman. Kesedihan itu juga datang dari legenda tim nasional Inggris di Piala Dunia 1986 dan 1990, Gary Lineker.

"Itu adalah peristiwa tersulit yang saya bawa, pikiran saya selalu bersama warga Leicester, tragedi yang mengerikan, saya sangat berduka," kata legenda yang bermain untuk Leicester City ketika dia menjadi komentator di sebuah acara di Inggris.

Vichai Srivaddhanaprabha adalah orang di balik kesuksesan Leicester dalam memenangkan liga Inggris dua tahun lalu. Dia telah menjadi pemilik Leicester sejak 2010, ketika tim masih berada di antara divisi teratas liga Inggris.

Lanjutkan ke pembaruan sepakbola Liga Primer Inggris hanya pada INDOSPORT.COM

,

Daftar Sekarang!