Romantis, Aremania melamar pacarnya di Stadion Kanjuruhan | JawaPos.com

JawaPos.com – Ada sesuatu yang berbeda menjelang pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (6/10) siang. Tampilan romantis disajikan.

Daripada melantunkan dan menyanyikan Aremania yang mendukung tim favoritnya, tetapi justru alunan lagu & # 39; Akad & # 39; dinyanyikan oleh Payung Teduh diputar di arena Stadion Kanjuruhan.

Sementara itu, di sisi utara Stadion Kanjuruhan terdapat spanduk hitam dengan ukuran cukup besar. Spanduk yang dibentangkan oleh para pendukung baca & # 39; Will You Marry Me & # 39; putih. Di sisi selatan, ada spanduk dengan pola yang sama. Ia mengatakan & # 39; Saya Akan & # 39 ;.

Aremania, Arema FC, Persebaya Surabaya, Stadion Kanjuruhan
Aremania menyanyikan & # 39; Akad & # 39; dari Payung Teduh (Tika Hapsari / JawaPos.com)

Rupanya, pengaturan romantis bukan untuk reality show. Sebaliknya, ada seorang Aremania yang melamar pacarnya di tengah lapangan, menjelang pertandingan. Satu jam sebelum pertarungan, seorang Aremania melamar kekasihnya.

"Sebentar lagi akan ada teman Aremania yang melamar kekasihnya di sini. Mari kita berdoa bersama dengan lancar," kata Petugas Media Arema FC Sudarmadji melalui pengeras suara.

Tiba-tiba, tepuk tangan meriah dari seluruh pelosok Stadion Kanjuruhan. Aremania bertepuk tangan keras karena dia tahu akan ada aplikasi.

Benar saja, tak lama kemudian Firda Zulkifli, Aremania dari Gadang, Kota Malang melamar pacarnya, Mufida dari Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Menggunakan beberapa tandan bunga, Firda, yang juga disebut Tuwek, melamar kekasihnya. Mufida hanya malu dengan wajah memerah karena malu.

Sesaat kemudian, Mufida menerima lamaran dari kekasihnya. Masih membawa seikat bunga mawar, wanita mungil itu menyebarkan senyum bahagia.

Tuwek mengakui bahwa ia sengaja melamar pacarnya di tengah stadion sebelum pertandingan. Alasannya, karena mereka berdua pendukung.

"Kami berdua pendukung Arema. Kami bertemu di stadion, jadi stadion membawa kami bersama untuk menjadi kekasih seperti sekarang," kata Tuwek setelah aplikasi.

Berdasarkan kisah Tuwek, mereka berdua ditemukan tujuh tahun lalu. Saat itu, ketika mereka menyaksikan counter Arema FC melawan Persija.

Rupanya pertemuan tujuh tahun lalu mengubah kisah hidup mereka. Sekarang, setiap kali saya menonton pertandingan, sepasang kekasih selalu hadir. "Dia yang mendukungku dalam suka dan duka," kata Tuwek.

(centang / JPC)

.

Daftar Sekarang!