Rupanya ini adalah penyebab Persebaya sering tidak konsisten dalam kandang JawaPos.com

JawaPos.comPelatih kepala Djadjang Nurdjaman tampaknya menemukan penyebab Persebaya Surabaya sering tidak konsisten ketika ia muncul di rumah. Menurut Djadjang, Rendi Irwan Saputra dan rekan-rekannya benar-benar tegang ketika mereka bermain untuk Bonek.

Bermain di kandang merupakan keuntungan bagi semua tim. Termasuk Persebaya. Penampilan Green Force di Stadion Bung Tomo (GBT), bagaimanapun, masih belum memuaskan untuk Arek-arek Bonek.

Dari total 12 pertandingan kandang yang telah mereka mainkan untuk kompetisi 1 2018 minggu, Persebaya telah menelan empat kekalahan. Akhirnya, Persebaya kalah dalam pertandingan di rumah versus Borneo FC.

"Memang, pemain agak berbeda ketika mereka bermain di rumah, sepertinya sedikit tegang, tidak tahu kenapa. tekanantapi mudah-mudahan sebaliknya, "kata Djadjang.

Selain itu, Djanur, ucapannya yang terkenal, menyadari bahwa Stadion GBT menjadi semakin sepi karena penampilan Persebaya yang tidak konsisten. Karena kinerja tim berbanding lurus dengan jumlah penonton yang datang ke stadion.

"Ketika Persebaya bermain di rumah dan tidak bermain (Bonek.red) bahagia"Ada alasan bahwa mereka tidak sering datang ke stadion," kata Djanur.

Djanur juga berharap bahwa Bonek akan kembali mendukung Persebaya dalam pertandingan melawan Madura United pada Kamis-malam (25/10). Dia juga ingin para pemainnya mengubah dukungan Bonek menjadi motivasi untuk menang.

"Kami berharap bahwa hiruk-pikuk Bonek di stadion akan memotivasi para pemain", simpul mantan pelatih Persib Bandung itu.

(saf / JPC)

,

Daftar Sekarang!