Setelah kesal Jepang, ada suasana berbeda di Ruang Perubahan Tim Nasional U-19

JawaPos.com – Pelatih tim nasional U-19 Indonesia, Indra Sjafri menceritakan suasana ruang ganti timnya setelah kekalahan 0-2 dari Jepang U-19, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Minggu (28/10) malam. Menurutnya, ada suasana yang berbeda dari pada era 2014 sebelumnya.

Mimpi Garuda Nusantara untuk menyelesaikan Piala Dunia U-20 harus terjebak untuk Jepang. Tentu saja, kesedihan dirasakan oleh Egy Maulana Vikri Cs setelah mengalami kegagalan ini

Namun menurut Indra ada secercah cahaya dalam kesedihan. Para pemain sekarang berpikir bahwa tim nasional U-19 tidak kurang dari Jepang.

"Atmosfer berbeda dari 2014 lalu, meskipun kesedihan yang telah terjadi, tetapi pemain memiliki keyakinan:" Oh tingkat saya tidak di bawah Jepang. "Sementara para pengamat dapat mengatakan bahwa kita kalah dengan Jepang karena kualitas yang berbeda, tetapi bagi saya itu tidak," kata Indra.

Menurutnya, anak asuh kini dipelihara di rumah dengan kepala tertahan. Mereka telah merilis keterampilan terbaik mereka, meskipun mimpinya jauh dari kenyataan.

"Mereka sekarang pulang dengan kepala tegak, semoga ini bisa mematangkan mereka dan nanti ketika mereka sudah senior, mereka siap digunakan", tambah Indra Sjafri.

(ies / JPC)

,

Daftar Sekarang!