Singapura 1-0 Indonesia: Tim Garuda tidak menawarkan untuk singa – AFF Cup 2018

Singapura menyelenggarakan Indonesia di pertandingan pertama AFF Suzuki Cup 2018. Pertemuan ini tampaknya merupakan pengulangan tahap yang sama dari grup liga di edisi 2016. Saat itu Indonesia menang 2-1 atas Singapura di Manila, Filipina.

Status tuan rumah, kali ini tidak mau ketinggalan Singapura. Anak asuh Fandi Ahmad segera mulai mendominasi kompetisi dalam lima menit pertama. Peluang pertama untuk Indonesia baru datang pada menit ke-8, sudut Hansamu Yahya hanya disambut oleh sundulan lemah dari rekan-rekannya. Permainan Tim Garuda sepertinya tidak diatur dalam 10 menit pertama, bahkan pada menit ke-9 Rizky Pora harus mendapatkan kartu kuning karena pelanggarannya terhadap Gabriel Quak.

Tim tuan rumah tidak tinggal diam, mereka bisa menimbulkan ancaman serius pada menit ke-9 ketika sundulan Ikhsan Fandi masih bisa diabaikan oleh penjaga gawang Indonesia Andritany. Ancaman itu berlanjut ketika sosok yang sama menembak lagi dan untungnya masih tersesat.

Tim Merah Putih bukan tanpa peluang, tim nasional Garuda nyaris membobol gawang Singapura di menit ke-15. Dimulai dari aksi Lilipaly di sebelah kiri pertahanan Singapura, pemain Bali United merilis umpan yang coba dikendalikan oleh Irfan Dandi. Namun, sundulan Fandi justru mengarah ke gawangnya sendiri, sayangnya hanya melintasi mistar gawang.

Momen itu adalah satu-satunya ancaman serius oleh Indonesia untuk tujuan yang dikawal oleh Hassan Sunny. Ramadhan untuk Indonesia akhirnya datang di menit ke-36. Mulai dari aksi individu Gabriel Quak di sisi kiri pengadilan pidana Indonesia, dia bernyanyi pemain sayap melepaskan umpan lambung yang sempurna berubah menjadi gol oleh tendangan keras kapten, Harris Harun.

Dengan kemenangan 1-0, Singapura menyerang lebih jauh lagi. Tiga menit kemudian, giliran Faris Ramli yang hampir merobek gawang Andritany setelah membela pemain bertahan Indonesia. Untungnya, kiper masih bisa menghalau tangga. Babak pertama berakhir dengan superioritas tim tuan rumah yang sangat dominan

Di babak kedua, anak-anak asuh Milky Way mencoba mengambil inisiatif untuk menyerang. Namun, seluruh aliran bola ke arah kotak penalti Singapura mudah dipotong oleh pemain tuan rumah. Bahkan, tuan rumah mendapat peluang emas di menit ke-50 ketika Faris Ramli berhasil meloloskan diri dari menjaga Zulfiandi. Pemain nomor 10 juga dimulai keping yang untungnya hanya hits bar.

Indonesia, yang masih di bawah tekanan, tampaknya frustrasi. Dalam 60 menit, wasit memberi kartu kuning pertama untuk Putu Gede setelah dia melakukan pelanggaran dengan Safuwan. Tim Merah Putih bukan tanpa peluang, mereka bisa mengancam gawang Singapura dengan aksi Febry Haryadi, tetapi tendangannya sedikit di sisi kiri gawang Sunny.

Ketika berturut-turut, di menit ke-75, Hansamu Yahya juga membantu dengan pelepasan serangan jarak jauh, tetapi penjaga Sunny masih bisa menangkapnya dengan nyaman. Sebelum Lilipalu melakukan upaya serupa di menit ke-76.

Namun, dalam 10 menit terakhir, Indonesia tampak kehilangan arah dan tidak lagi memiliki ide ketika menyerang. Frustrasi tim Garuda tampaknya semakin meningkat waktu tambahan, ketika Putu Gede akhirnya diganjar dengan kartu kuning kedua karena melanggar kebutuhan akan Adam S.

Skor 1-0 untuk Singapura bertahan hingga peluit berbunyi panjang. Hasil ini berarti bahwa Indonesia berada di tempat kedua, satu tingkat di atas Timor Leste, yang pada saat yang sama disembelih oleh Thailand pada 0-7.

Daftar Sekarang!